TANGERANG | Masyarakat Desa Cicalengka, khususnya warga Kampung Cicayur 2 RT 04/RW 03, Kecamatan Pagedangan, menggelar kegiatan Ngembang (Haul) ke-14 Ki Buyut Rabbana Raden Sangril Kuncung Amarullah, Kamis malam Jumat, 17 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB tersebut digelar di Tempat Pemakaman Muslim (TPM) Keramat Sumur Debus. Acara diikuti masyarakat setempat dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Ngembang atau haul merupakan salah satu tradisi masyarakat yang diisi dengan doa bersama, tausiyah keagamaan, serta menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, masyarakat mengikuti tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz H. Alawi.
Sejumlah unsur pemerintahan desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan lingkungan turut hadir dan mendukung pelaksanaan kegiatan. Di antaranya Kepala Desa Cicalengka Absor, S.Pd.I., Jaro Rekal, Jaro Rindil, RW Teri Basuni, RW Mad Yusup (Dokter), RT Arna (Kopral), RT Hendri (Gaper), serta RT Jejen.
Turut hadir pula perwakilan masyarakat dan tokoh dari Desa Cijantra serta Desa Lengkong Kulon sebagai bentuk dukungan dan kebersamaan dalam menjaga tradisi serta mempererat hubungan antarwilayah.
Selain itu, jajaran LSM HARIMAU PAC Pagedangan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut di bawah kepemimpinan Ketua Hery Purnomo (Araydi).
Hery mengatakan, kehadiran pihaknya merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan keagamaan, sosial, budaya, dan silaturahmi.
«“Kita hadir untuk bersilaturahmi, menjaga kebersamaan, dan menghormati tradisi masyarakat. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan serta semakin mempererat persatuan dan kekeluargaan warga,” ujar Hery.»
Menurutnya, kegiatan masyarakat seperti Ngembang juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan sosial antarwarga sekaligus menjaga nilai-nilai kebersamaan yang telah berkembang di tengah masyarakat.
Kegiatan Ngembang ke-14 Ki Buyut Rabbana Raden Sangril Kuncung Amarullah berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh khidmat. Masyarakat berharap tradisi dan kegiatan keagamaan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menjaga silaturahmi, melestarikan kearifan lokal, serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Reporter: Ahmad Daud Gea
Editor: Nur Alimin
Sumsel News Banten





